Berikut adalah yang perlu diketahui untuk perdagangan Rupiah pada Rabu, 9 September:
Indeks Dolar AS di 98,76 yang turun 0,10% pada basis harian, melanjutkan kinerja negatif dua hari berturut-turut sebelumnya meskipun data tenaga kerja yang dirilis Jumat lalu mengungkapkan bahwa Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat untuk bulan Agustus naik 162.000 yang lebih tinggi dari prakiraan pasar sebesar 56.000.
Kalender ekonomi AS hari ini memuat data Perubahan Ketenagakerjaan ADP Rata-Rata 4-Minggu yang akan dirilis pada pukul 12:15 GMT (19:15 WIB). Meskipun demikian, yang paling disoroti pasar pekan ini adalah data Indeks Harga Produsen (IHP atau PPI) dan Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) karena bisa menjadi petunjuk apakah bank sentral AS akan menaikkan suku bunga atau tidak pada pertemuan bulan ini.
Sementara itu di sisi Rupiah, mata uang ini berada di area 17.596 per Dolar AS dan sempat ke 17.594 pada Rabu pagi yang merupakan level terkuat sejak 15 Mei 2026.
Sorotan kini beralih ke kalender ekonomi Indonesia hari ini. Bank Indonesia akan merilis data Keyakinan Konsumen Agustus pada pukul 03:00 GMT (10:00 WIB). Pada bulan sebelumnya, Keyakinan Konsumen Indonesia sebesar 116,8 dan tidak ada prakiraan konsensus untuk data ini.
Indikator Ekonomi
Keyakinan Konsumen
Survei Konsumen yang dilakukan oleh Bank Indonesia mencerminkan perubahan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi dibandingkan dengan satu bulan sebelumnya. Laporan tersebut mencakup Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) untuk menggambarkan gambaran akurat terkait sentimen konsumen di negara ini.
Baca lebih lanjutRilis berikutnya Kam Sep 10, 2026 03.00
Frekuensi: Bulanan
Konsensus: -
Sebelumnya: 116.8
Sumber:




